Selasa, 30 November 2010

Dampak Positif Dan Negatif Dari Bencana Di Indonesia Bagi Bisnis Dan Perekonomian Indonesia

Bencana Merapi Di Yogyakarta 
Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

Minggu, 28 November 2010

Obama dan Perekonomian Indonesia

Obama dan Perekonomian Indonesia

 

Kamis, 25 November 2010 10:56 WIB

Kedatangan Obama ke Indonesia membuka harapan baru akan meningkatnya investasi dan perdagangan Amerika di Indonesia. Sebelum Obama datang ke Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat telah memutuskan untuk mengeluarkan dana stimulus dengan membeli kembali obligasi Pemerintah Amerika Serikat sebesar US$ 600 miliar. Stimulus ini diharapkan dapat meningkatkan dana yang beredar di pasar, mendorong perekonomian Amerika Serikat, membuka lapangan pekerjaan dan menyerap pengangguran yang saat ini masih berkisar di 10 persen. Pertanyaan untuk kita semua adalah bagaimana keputusan ini dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia dan bagaimana strategi perekonomian Amerika Serikat ini mempengaruhi perekonomian Indonesia.

Sesuai laporan BKPM, investasi AS di Indonesia sampai kuartal dua 2010 adalah sebesar USD 736,9 juta. Jumlah ini hanya menempati posisi tiga dan pada kuartal tiga 2010 posisinya semakin menurun lagi. Jika kita memperhatikan aksi pembelian kembali obligasi Pemerintah Amerika Serikat, maka dalam beberapa minggu ke depan sektor keuangan akan menerima tambahan dana dalam jumlah yang besar. Dana ini yang kemungkinan akan masuk ke negara-negara berkembang melalui pasar saham dan berbagai proyek investasi dengan yield yang menguntungkan bagi investor Amerika Serikat. Berdasarkan argumentasi ini maka jumlah investasi yang dari Amerika Serikat diharapkan dapat meningkat, terutama untuk beberapa sektor seperti industri alat berat, pertambangan dan minyak bumi yang selama ini merupakan sektor yang diminati oleh investor Amerika Serikat.

Potensi lainnya yang dapat kita prediksi akan terjadi beberapa minggu ke depan adalah masuknya arus dana dari institusi keuangan Amerika Serikat ke dalam pasar saham, pasar uang dan komoditas negara-negara berkembang, terutama di Indonesia. Laporan analis keuangan dunia memberikan rekomendasi yang positif bagi pasar saham di beberapa negara berkembang, seperti CIVETS (Colombia, Indonesia, Vietnam, Egypt, Turkey, South Africa). 

Quiz Jaringan Komputer Lanjut

Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?

BROADBAND
Frekuensi jalur lebar yang mampu memindahkan lebih banyak data dan lebih tinggi dibandingkan dengan frekuensi yang lebih sempit (narrowband). Teknologi ini mampu menggabungkan lebih dari satu channel ke dalam transmisikomunikasi.T1 adalah protokol komunikasi broadband, karena membawa 24 komunikasi melalui 4 kabel. TV kabeljuga termasuk broadband karena ia membawa banyak saluran TV dalam satu kabel.Teknologi yang tergolong dalam jenis ini diantaranya adalah sinyal televisi, televisi kabel, satelitSONET, dlsb. istilah ini juga dikenal dengan Wideband channel.

 Konsep Komunikasi Broadband

  • Secara umum, Broadband dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memiliki kecepatantinggi, kapasitas tinggi
  • Menggunakan DSL, Modem Kabel, Ethernet, Wireless Access, Fiber Optik, W-LAN, V-SAT, dsb.
  • Rentang kecepatan layanan bervariasi dari 128 Kbps s/d 100 Mbps.
  • Tidak ada definisi internasional spesifik untuk Broadband  
  • Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel  (Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer “2 Mbps” (E1) sesuai ITU-R F.1399-1.

Senin, 08 November 2010

JARINGAN KOMPUTER LANJUT


PRETEST
DIKETAHUI :
  • Sebuah Gedung 5 lantai
  • IP Lokal 200.0.1.0/24
  • IP Lokal 200.0.2.0/24
Kebutuhan perlantai :
  • 11 PC untuk Accountung Staff
  • 3 PC untuk Ruang Server
  • 7 PC untuk IT Staff
  • 28 PC untuk Operatinal Staff
  • 30 PC untuk CS Staff
1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA





Rabu, 03 November 2010

IP Address

  1. IP address diisi dengan angka 192.168.1.xxx   192.168.1.0 dan 192.168.1.255 sebagai IP yang broadcast. Host (Komputer yang terhubung di LAN) boleh memakai IP Address antara 192.168.1.1 - 192.168.1.254 
  2. Subnet mask diisi dengan angka 255.255.255.xxx  Pada kelas C biasanya diisi dengan angka 255.255.255.0 yang berarti per 24 (dari 8 bit + 8 bit + 8 bit yang berada di kiri host). Dalam byte 1.1.1.0 karena 1 byte = 8 bit, jadi dalam bit  11111111.11111111.11111111.00000000 ; rumusnya adalah 2 pangkat n. Hitung yang belakangnya saja (host). Maka 2^7 + 2^6 + 2^5 + 2^4 + 2^3 + 2^2 + 2^1 + 2^0 = 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 + 0 = 255rumusnya : hasil 255 + 1 = 256 - 2 (broadcast) = 254 IP address yang bisa digunakan untuk 254 host pada 192.168.1.1 - 192.168.1.254 ; yang broadcast 192.168.1.0 dan 192.168.1.255
  3. Default Gateway diisi dengan angka 192.168.1.1Gateway (Pintu untuk keluar). Biasanya server (bisa komputer/ router/ .....) yang memegang kendali keluar (internet) berada pada 192.168.1.1  
  4. Preferred DNS server diisi dengan angka 202.134.0.155 (konek ke server utama) DNS (Domain Name System) telkom pada 202.134.0.155, pada wireless TELKOMHotspot-Free pada 192.168.102.1, dsb...Alternate DNS server xxx.xxx.xxx.xxx (konek ke server lain)
  5. Alternatif DNS dari DNS yang diatas. Jika DNS yang diatas tidak ditemukan, maka selanjutnya DNS ini yang dicari...